Tips Lancar Belajar Daring

 

TIPS LANCAR BELAJAR DARING

Nofrini Susanti, S.Pd., M.Pd

Guru SMPN 4 Bathin Solapan


Tak pernah menduga, rumah menjadi sekolah baru bagi anak. Hampir 2 (dua ) tahun lamanya, sejak awal tahun 2020 hiruk pikuk sekolah tak terasa lagi, sepi. Semua terjadi karena adanya kebijakan PSBB hingga PPKM demi menekan laju pertumbuhan covid-19. Namun pendidikan harus tetap berjalan karena pendidikan merupakan kebutuhan dasar setiap orang. Belajar secara online atau daring adalah solusi terbaik yang harus dilakukan. Sayangnya, metode belajar online ini masih menimbulkan berbagai polemik. Tidak bisa dipungkiri, berbagai keluhanpun muncul, baik dari pihak siswa, orang tua, maupun guru.

Dalam beberapa kasus, ditemukan bahwa masih banyak orang tua mulai merasa repot dengan tuntutan masing-masing anaknya yang meminta dibelikan laptop atau handphone. Apalagi jika mereka memiliki lebih dari satu orang anak usia sekolah, tentu akan menambah kebutuhan akan alat belajar tersebut plus paket internet. Begitu juga dengan guru, guru sering mengeluh bahwa tidak semua siswa yang bergabung jika diadakan pertemuan melalui google meet atau zoom. Kadang juga guru merasa pembelajaran mereka tidak direspon dengan baik. Dilihat dari sudut pandang siswa, mereka juga mengeluh dengan berbagai hal, paket internet yang habis, signal yang jelek, ataupun terlalu banyak tugas yang diberikan guru.

Kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran online sangat diperlukan. Motivasi dan dukungan dari orang tua juga penentu suksesnya belajar anak. Sayangnya, tidak semua anak bisa lancar ketika menjalani pembelajaran daring ini. Orang tua juga mengeluh dan stress karena anaknya malas dan enggan untuk menyimak penjelasan dari guru.

Keterbatasan guru dan orang tua untuk memotivasi anak merupakan salah satu sisi dari beberapa komponen yang menyebabkan terhambatnya proses pembelajaran. Namun terlepas dari itu semua, faktor kebiasaan juga menjadi masalah, misalnya kebiasaan siswa yang harus didampingi oleh guru sekarang harus digantikan oleh orang tua. Tidak semua orang tua yang mampu mendampingi anaknya saat mengikuti proses belajar online atau daring. Oleh sebab itu, sekarang saatnya kita  perlu menciptakan kondisi lingkungan belajar yang nyaman untuk belajar. Berikut beberapa kiat lancar belajar daring yang perlu kita terapkan:

1.      Siapkan Perangkat (Sinyal dan Quota internet tersedia )

Nyawa dari belajar online atau daring adalah quota internet dan sinyal yang baik. Pastikan sebelum memulai belajar quota internet dan sinyal tersedia. Persiapkan juga saklar listrik untuk mengisi daya perangkat agar tidak kehabisan daya di tengah-tengah fokus belajar. Pastikan perangkat terhubung dengan jaringan internet yang bagus.

2.      Persiapkan Alat Belajar

Agar pembelajaran berjalan lancar, semua perlengkapan harus disediakan. Buku-buku ajar, alat tulis dan minum pastikan sudah ada di depan mata.

3.      Cari Ruangan yang Tenang dan Nyaman

Lingkungan yang tenang dan nyaman sangat menentukan keberhasilan belajar termasuk belajar secara daring. Pastikaan di saat belajar jauh dari kebisingan. Usahakan ruangan belajar tenang dan nyaman. Kalau perlu, sediakan ruangan khusus dan tatalah ruangan belajar itu sebaik mungkin sehingga menambah semangat belajar.

4.      Ciptakan Rutinitas Belajar

Aturlah jadwal belajar dengan baik. Agar tidak kewalahan maka sesuaikan jadwal belajar daring dengan jadwal belajar sekolah. Tekankan kepada anak, meskipun sekarang belajar dari rumah namun disiplin belajar tetap sama ketika belajar di sekolah. Kalau ketika belajar tatap muka jam 7.15 WIB sudah mulai masuk kelas, maka ketika belajar di rumah anak juga mulai belajar. Hal ini dapat menjadi rutinitas sehingga menjadi kebiasaan yang membantu anak untuk belajar.

5.      Hindari menumpuk tugas

Baik belajar secara daring ataupun tatap muka di sekolah, pastinya guru memberikan tugas dan latihan. Agar tidak kewalahan maka hindarilah menumpuk tugas. Kerjakan tugas-tugas yang diberikan guru tepat waktu. Disiplinlah dalam mengerjakan tugas, menanamkan kebiasaan mengerjakan tugas di awal sejak dini sangat perlu dilakukan dengan harapan terbentuknya karakter anak yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

6.      Matikan Semua Notifikasi Game dan Media Sosial

Fokus saat belajar sangat menentukan keberhasil seseorang. Akan banyak gangguan saat belajar online atau daring jika anak tidak memiliki motivasi sendiri untuk belajar. Jika anak sudah termotivasi bisa jadi hal-hal kecil juga mengganggu pembelajaran. Sebagai contoh menyalanya notifikasi media sosial dan game akan mengganggu kosentrasi seseorang. Oleh sebab itu, selama belajar online sebaiknya matikan semuan notifikasi baik game atau notifikasi media sosial. Fokuslah hanya untuk belajar.

7.      Buat kelompok diskusi dengan teman via grup WA

Belajar di rumah atau secara daring juga perlu diskusi. Diskusi bisa dilakukan secara online atau offline. Bentuklah grup- grup whatsap dengan teman untuk membicarakan masalah belajar. Jadikan media sosial sebagai sumber belajar.

8.      Tetap Terhubung dengan Guru

Bekerja sama dengan guru juga memungkinkan orang tua untuk memantau kemajuan belajar anak. Komunikasikan permasalahan yang muncul dengan guru sehingga orang tua atau anak bisa memecahkan masalah dan mencarikan solusi yang tepat.

Untuk semua guru, orang tua, dan siswa,  selamat belajar. Selamat mempersiapkan masa depan yang cerah.

0 Komentar